Profil Laboratorium
1. Gambaran umum tentang laboratorium
Laboratorium Bioteknologi Balai Veteriner Jayapura memiliki peran strategis sebagai laboratorium pengujian berbasis molekuler di wilayah timur Indonesia. Berbagai kegiatan pengujian dilakukan dengan memanfaatkan teknologi PCR, baik secara konvensional maupun real-time, untuk mendukung diagnosa cepat dan akurat terhadap berbagai penyakit hewan yang berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi maupun berdampak pada kesehatan masyarakat.
Dengan dukungan sumber daya manusia yang kompeten serta fasilitas pengujian berbasis molekuler, Laboratorium Bioteknologi Balai Veteriner Jayapura terus memperkuat perannya dalam mendukung kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat di wilayah papua.
2. Personil
Dalam melaksanakan tupoksi, laboratorium molekuler memiliki SDM sebanyak 3 personel dengan 1 personel medik veteriner dan 2 personel paramedik veteriner.
a. drh. Denselina Lilis Patabang
b. Aldilah Fahmi Sancoyo, A.Md
c. Alexandra Meive Liu, A.Md
3. Jenis Pengujian
Pengujian penyakit hewan yang dikerjakan di laboratorium bioteknologi meliputi :
a. African Swine Fever (ASF)
b. Afian Influenza (H7, N1, N2, H5 Clade 2.3.2, H5 Clade 2.1.3, dan H9)
c. Rabies
d. Newcastle Disease (ND)
e. Classical Swine Fever (CSF)/Hog Cholera
f. Paratuberkulosis
g. Lumpy Skin Disease (LSD)
h. Peste des Petits Ruminants (PPR)
i. Bovine Viral Diarrhea (BVD)
j. Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)
k. Anthrax
l. Infectious Bovine Rhinotracheitis (IBR)
m. Influenza Tipe A
n. Brucellosis